
Catatanku
Pernah terlintas dalam pikiranku bahwa kamu akan menjadi seorang pemimpin bagiku dan anak2Q, walaupun dengan sikap kasar , keras , egoismu. Aku terima itu dan suatu saat aku berharap sikap itu akan berubah dengan kesabaran yang aku punya, dengan sikap kasihku terhadapmu, cinta dan, kasih sayang dan pengorbananku. Aku belum pernah memberikan cinta, sayang, sifat baik dan kesabaran kepada orang lain. Itu hanya kamu. Tapi ternyata itu tidak ada gunany. Semua itu hanya angan. Kamu tidak pernah bisa melihat aku.
Sikapku ternyata membuatmu semakin menjadi jadi. Sikapmu semakin keras, semakin tidak menghargai aku. Belum puaskah dirimuw menyakiti aku?
Ingatlah aku masih berharga. Aku masih bernilai. Masih ada yang menginginkan aku.
Aku baru sadar satu hal…” cintamu ga pernah tulus untuk aku”…. U hanya membuat aku down.
Ingatlah jugul apa yang telah kau perbuat padaku dan apa yang telah kukorbankan. Cukup bagi dirimu melukai hatiku. Sekarang pergilah. Pergi jauh dari kehidupanku. Sudahi perih ini. Sekarang aku telah memutuskan hubungan denganmu.
Biarlah yang lalu menjadi berlalu. Anggap saja kita ga pernah bertemu, tidak saling kenal. dan aku berharap suatu saat kamu atau aku tidak saling bertemu di lain waktu.
Disini aku sendiri Terbayang kau yang tlah pergi
Lewati hari tanpamu Yang tak terasa berganti
Hooooo…ohohohoooo
Kini hati tlah tertutup Tak ingin kau hadir lagi
Harapanku tlah menghilang Dan tak mungkin bagiku tuk mengulang
Untuk hatimu…..
Sadari hati
Apa yang tlah kau lakukan dan ku korbankan
Tlah kau hancurkan hati yang slalu mengharapkan mu di sisiku
Selamanya
Hapus sudah air mata Tak mungkin aku bertahan
Sejuta rasa tlah kau beri tak akan aku kembali
Pada dirimu
“Jugul”
No comments:
Post a Comment